ALHAMDULILLAH SAYA SUDAH PURNA TUGAS SEBAGAI PNS TERAKIR DI SMK NEGERI 4 JEMBER TAHUN 2014 DENGAN HAPPY ANDING. TETAPI YANG JELAS TIDAK ADA GADING YANG TAK RETAK, MASIH BANYAK KEKURANGAN..
Dapatkan link
Facebook
X
Pinterest
Email
Aplikasi Lainnya
Komentar
Postingan populer dari blog ini
-
Tahun 2022 atau 2023 Saya pernah menyumbangkan lima buah buku karya saya kepada Pak Irwan Salus Priyono Kepala Bidang Kepemudaan dan Olah raga Pemda Jember dalam rangka program gerakan literasi Sagu Sabu (satu guru satu buku).. Judul buku yang saya sumbangkan 1. JADI SISWA ENTREPRENEUR WHY NOT, 2. WONNA BE SISWA KEBANGGAAN, 3 TIGA BUKU ANTOLOGI CERPEN : HISTORIKAL, LUPA LUKA DAN KERKAH YANG PENGHABISAN.
(08) SURAT WASIAT. Sunyoto Sutyono Sehabis makan malam bersama, David menyuruh anak-anaknya melihat tv di ruang tamu. Yang lain diminta tetap berada di ruang makan itu. “Ibu, dek Dafa dan dek Susi, sabar sebentar tetap duduk di tempat masing-masing, Saya mau berbicara serius.” David mengawali pembicaraan. Semua diam menunggu apa yang akan di sampaikan oleh kak David. Istrinya Tari kelihatan gelisah, karena David lamban menyampaikan keinginannya. “David, sampaikan saja jangan sungkan-sungkan. Apa yang akan kamu sampaikan nak?” kata ibu “Iya mas David nih, lamban.” Tari tidak sabar, kawatir suaminya berubah pendirian, David menarik nafas panjang. “Sebenarnya sudah hampir setahun terakhir ini, usaha saya bangkrut. Sepi job, uang macet di klien walau pekerjaan sudah selesai dikerjakan. Dampaknya sisa modal semakin habis untuk kebutuhan rumah tangga sehari-hari.” tersendat bicara David. “Mas, sampaikan saja uneg-uneg mas apa adanya.” desak Dafa “Maaf ibu d...
(11) GEGARA SOUND HOREG. Sunyoto Sutyono Di daerahku lagi demam sound horeg. Sebenarnya sound horeg cocoknya di mainkan di tanah lapang, atau di Gedung pertemuan yang cukup luas. Karena sound system yang ribuan waat itu suaranya menggelegar membuat lingkungan sekitar horeg (bergetar) hebat. Tetangga saya pak Hamid punya acara menikahkan putrinya, dengan menyewa sound system horeg sebagai hiburan di rumahnya perkampungan padat penduduknya. Kami dengannya satu RT. Saya di lingkungan perumahan, pak Hamid di lingkungan luar perumahan, dipisahkan oleh jalan raya yang membelah lingkungan kami. Kami berbeda selera dan gaya hidup, dan karakter. Latar belakang pendidikan, pekerjaan, status sosial menjadikan beda dengan masyarakat lingkungan kripikan, rumah pak Hamid. Misal selera musik bila ada hajatan, kami di perumahan lebih suka masik yang kalem tenang. Sedang di lingkungan luar perumahan, seleranya keras, bisa terdengar dari jarak jauh, tak peduli tetangga tergangg...
Komentar
Posting Komentar